Minggu, 27 September 2009

The Story of Xiao Yan


Diangkat dari kisah nyata, film ini menceriterakan perjuangan seorang anak perempuan, Ma Yan, 13 tahun, yang tinggal di sebuah desa kecil di provinsi Ningxia, barat laut Cina. Provinsi ini dihuni suku Hui yang beragama Islam. Suku Hui adalah suku hasil asimilasi antara Suku Han dengan bangsa Persia dan Arab pada masa keemasan Jalur Sutera. Menjelang liburan musim panas, Xiao Yan mendapati dirinya tidak lagi bisa melanjutkan sekolahnya. Hal ini karena keluarga Xiao Yan tidak mampu membiayai sekolahnya. Seperti umumnya anak-anak yang berangkat remaja di desanya, gadis-gadis belia seusia Xiao Yan akan segera dinikahkan. Di tengah kemiskinan keluarga dan jepitan kultur masyarakatnya, Xiao Yan menggenggam harapannya erat-erat. Ia mulai mencari cara untuk mengumpulkan uang sebesar 24,8 yuan, yang dibutuhkan untuk membayar uang sekolahnya. Barangkali bagi sebagian orang uang sebesar itu tidak berarti sama sekali, tetapi bagi Xiao Yan, jumlah itu sangat besar dan dibutuhkan kerja keras untuk mengumpulkannya.

0 komentar:

Posting Komentar