Selasa, 20 April 2010

Mongol



Genghis Khan merupakan salah satu pemimpin paling terkenal sepanjang sejarah. Ia adalah pendiri Kekaisaran Mongolia yang berhasil menaklukkan separuh bumi. Filmmaker Rusia Sergei Bodrov mengisahkan kehidupan dan legenda Genghis Khan melalui film epik sejarah yang luar biasa ini. Mongol menceritakan tahun-tahun awal sang pemimpin yang terlahir dengan nama Temudgin di tahun 1162.Penonton akan dibawa mengikuti perjalanan hidup Temudgin sejak masa kanak-kanak hingga ke peperangan yang menjadikannya legenda. Sosok yang terkenal bengis ini digambarkan secara multidimensi: sebagai calon penakluk dunia, pria yang brutal, dan juga sebagai pemimpin yang inspiratif, gagah berani dan visioner.Tidak melulu soal perang, kehidupan cinta sang penakluk pun turut disinggung disini, yaitu hubungannya dengan Borte, istri yang amat dicintainya sepanjang masa sekaligus penasihat yang peling ia percayai.

Senin, 05 April 2010

Paris je t'Aime



"One City, Ten Million Hearts, One Love Story, One Film...Fall in LOve with Paris 18 TImes"

Ini adalah bundelan dari 18 film pendek keroyokan dari 21 director (Alexander Payne, Wes Cravens, Joel and Ethan Coen, Gus Van Sant, Walter Salles and Gerard Depardieu) yang menciptakan cerita pendek ttg cinta (l'armour) yang berpusat di Kota Cinta, Paris. Artis2 pendukung juga ada beberapa dr Hollywood (Elijah Wood, Natalie Portman, Steve Buscemi, Maggie Glyllenhall, Nick Nolte, Geena Rowlands, Juliette Binoche, Gaspard Ulliel,Olga Kurylenko dll). Ceritanya juga beraneka ragam, mulai dari cinta antara bapak ke anak, cinta pada pandangan pertama, sampe cinta para vampir. Klo Love Actually dibuat begitu sweet khas romansa percintaan, maka Paris Je T'aime mempunyai lingkup "percintaan" yang lebih luas, meski terkadang gak mudah dicerna.

Minggu, 15 November 2009

American Gangster



Film ini diangkat dari kisah nyata mengenai kehidupan kriminalitas yang ada di Amerika Serikat. Frank Lucas (Denzel Washington), awalnya hanya seorang supir dari pentolan sebuah geng kriminal, namun setelah Bosnya itu tewas akibat suatu penyakit dan dengan pengalaman yang dipelajari selama bertahun-tahun dari Bosnya itu, akhirnya Frank menghimpun kekuatan untuk membangun 'kerajaan bisnis'nya. Bisnis Frank adalah menyelundupkan narkoba yang berasal dari Vietnam ke Amerika kemudian menjualnya dengan merk 'Blue Magic'. Rupanya tindakan Frank ini tercium oleh Richie Robert (Russell Crowe), seorang polisi jujur yang sedang menghadapi perceraian. Richie merasakan ada perubahan kekuasaan dalam perdagangan narkoba, kemudian dengan kerja keras dan pantang menyerah, Richie mencari siapa otak dibalik penjualan narkoba dengan merk 'blue magic' tersebut. Dalam film ini, kita juga akan menyaksikan bagaimana bobroknya mental para penegak hukum di Amerika Serikat pada awal tahun 70an, yaitu saat terjadinya perang Vietnam.



Film ini diangkat dari sebuah novel yang berjudul sama, karangan Charles Dickens pada tahun 1838. Film ini mengisahkan kehidupan seorang anak kecil berusia 9 tahunan yang hidup yatim piatu. Oliver Twist nama anak tersebut, awalnya ia tinggal di sebuah rumah penampungan yatim piatu, di rumah penampungan tersebut Oliver dan teman-temannya dipekerjakan. Suatu hari karena merasa kelaparan Oliver meminta tambahan jatah makan yang hanya secentong bubur, karena dianggap membangkang akhirnya Oliver dijual kepada seorang pembuat peti mati Mr Soweberry namanya. Mr Soweberry sangat baik tetapi karena sebuah hasutan, akhirnya Mr Sowerberry menghukum Oliver. Karena sudah tidak tahan lagi tinggal di rumah Mr Soweberry akhirnya Oliver Pergi dari rumah Mr Sowerberry, dengan susah payah dan kaki luka-luka akhirnya Oliver sampai di London. Sesampainya di London Oliver dipertemukan dengan geng pencopet yang dipimpin oleh Fagin. Melihat sebuah potensi dari Oliver maka Fagin mengajari Oliver mencopet. Kehidupan Oliver mulai berubah ketika bertemu dengan Mr Brownlow seorang pria kaya raya yang baik hati dan juga sangat menyayangi Oliver.

Minggu, 27 September 2009

The Story of Xiao Yan


Diangkat dari kisah nyata, film ini menceriterakan perjuangan seorang anak perempuan, Ma Yan, 13 tahun, yang tinggal di sebuah desa kecil di provinsi Ningxia, barat laut Cina. Provinsi ini dihuni suku Hui yang beragama Islam. Suku Hui adalah suku hasil asimilasi antara Suku Han dengan bangsa Persia dan Arab pada masa keemasan Jalur Sutera. Menjelang liburan musim panas, Xiao Yan mendapati dirinya tidak lagi bisa melanjutkan sekolahnya. Hal ini karena keluarga Xiao Yan tidak mampu membiayai sekolahnya. Seperti umumnya anak-anak yang berangkat remaja di desanya, gadis-gadis belia seusia Xiao Yan akan segera dinikahkan. Di tengah kemiskinan keluarga dan jepitan kultur masyarakatnya, Xiao Yan menggenggam harapannya erat-erat. Ia mulai mencari cara untuk mengumpulkan uang sebesar 24,8 yuan, yang dibutuhkan untuk membayar uang sekolahnya. Barangkali bagi sebagian orang uang sebesar itu tidak berarti sama sekali, tetapi bagi Xiao Yan, jumlah itu sangat besar dan dibutuhkan kerja keras untuk mengumpulkannya.


Film ini bercerita tentang perjuangan hidup dua kakak beradik Seita dan Setsuko yang menjadi yatim piatu pada masa perang dunia II. Ibu mereka meninggal karena luka bakar terkena serpihan bom. Ayah mereka bergabung bersama Angkatan Laut Jepang. Rumah keluarga mereka hancur terkena bom, mereka pun tinggal bersama keluarga bibinya, namun sang bibi kurang berkenan mengurus kedua keponakannya itu. Tak tahan menerima kata-kata kasar bibinya, Seita, remaja belia berusia 14 tahun, meninggalkan rumah bibinya dengan membawa adik perempuannya Setsuko yang masih berusia 4 tahun. Mereka tinggal di gua perlindungan. Di dalam gua gelap itu, mereka berjuang mempertahankan nyawa. Kunang-kunang menjadi penerang di kala malam dan menjadi hiburan di saat mereka kekurangan makanan.

Dijamin bakal dibuat mewek-mewek dan akhirnya nangis kalo dah liat film ini (:



Mungkin ini satu-satunya film yang mendeskripsikan kejamnya Perang Dunia II dengan komedi. Mengisahkan perjalanan hidup seorang pemuda Yahudi bernama Guido(diperankan Roberto Benigni) yang mengunjungi pamannya di suatu tempat di Italia. Dalam perjalanan menuju rumah pamannya tersebut ia bertemu seorang gadis yang sangat ia kagumi bernama Dora (Nicoletta Braschi). Dengan susah hati ia berusaha mendapatkan hati gadis itu.Akhirnya ia bisa menikahi gadis itu dan memiliki kelurga yang bahagia. Ketika anaknya berusia 5 tahun pasukan Jerman berhasil menduduki Itali dan mereka berusaha memindahkan warga etnis Israel ke kamp konsentrasi. Saat itu anaknya menanyakan apa yang mereka lakukan. Agar anaknya tidak takut ia mengatakan mereka akan bermain sebuah permainan untuk mendapatkan hadia sebuah tank! Maka dengan berbagi hambatan ia menutupi keadaanmereka yang sebenarnya dari anaknya. Sampai pada suatu malam saat penyerangan oleh tentara AS ia tewas ditembak tentara Jerman.